Tips Hormon: Kadar & Fungsi Estrogen selama Kehamilan

Kehamilan


Estrogen memiliki fungsi penting karena memicu produksi hormon penting selama kehamilan.

Estrogen juga penting untuk proses pematangan paru-paru, hati, dan jaringan lain serta organ vital pada janin.

Fungsi Estogen

Estrogen berfungsi mengatur siklus menstruasi perempuan, meningkatkan metabolisme, meningkatkan pertumbuhan uterus, dan mempromosikan tulang agar lebih kuat.

Selain itu, estrogen juga melindungi tubuh terhadap menyakit jantung, dan selama kehamilan sangat penting dalam proses perkembangan janin.

Kadar Estrogen

Kadar estrogen sangat bervariasi selama masa aktif reproduksi, namun kisaran normal untuk perempuan yang berusia 20 hingga 29 tahun adalah 149 pg/ml (piktogram per mililiter).

Sedangkan kadar estrogen pada usia 30-39 tahun sekitar 210 pg/ml, dan pada perempuan yang berusia 40-44 tahun adalah 152 pg/ml.

Efek Kadar Estrogen

Perempuan dengan kadar estrogen rendah biasanya akan mengeluh kelelahan, berkeringat pada malam hari, nyeri sendi, dan kehiangan memori.

Sedangkan pada perempuan dengan tingkat estrogen yang tinggi mungkin akan mengalami perubahan suasana hati, insomnia, sakit kepala, berat badan bertambah, dan nyeri payudara.

Pemeriksaan Kadar Estrogen

Karena gejala ketidakseimbangan estrogen mirip dengan gejala kehamilan, seorang petugas kesehatan profesional dapat menentukan kadar estrogen perempuan dengan mengambil sampel darah, urin, atau air liur, dan melakukan tes laboratorium untuk menentukan apakah kadar estrogen sesuai dengan kisaran normal untuk usianya atau tidak.

Teori/Spekulasi Estrogen dan Keguguran

Perempuan yang memiliki kadar estrogen rendah pada saat konsepsi, mungkin akan mengalami peningkatan risiko keguguran.

Hal ini karena estrogen mengatur produksi hormon progesteron, yang bertanggunag jawab untuk mempertahankan kehamilan.[]

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib diisi ditandai dengan *