Tips Hormon: Tanda & Gejala Progesteron Rendah pada Perempuan

wanita lelah


Perempuan yang menderita kadar hormon progesteron rendah mungkin tidak mengalami gejala sampai kondisi tersebut sudah menyebabkan kerusakan signifikan terhadap kesehatan.

Namun, ada tanda-tanda peringatan dini yang dapat membantu perempuan menghindari risiko kesehatan yang lebih parah terkait rendahnya kadar progesteron.

Mengetahui adanya tanda-tanda peringatan dini penurunan kadar progesteron menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Signifikansi

Kadar progesteron rendah adalah suatu kondisi dimana tubuh seorang perempuan tidak menghasilkan cukup hormon progesteron agar efektif mengatur estrogen.

Tubuh perempuan secara alami memproduksi hormon progesteron selama siklus ovulasi melalui ovarium dan kelenjar adrenal.

Pada masa ini, tubuh tidak mampu menghasilkan progesteron yang cukup karena berbagai penyebab, sehingga kadar progesteron menjadi rendah dan memicu masalah lainnya.

Penyebab

Beberapa penyebab rendahnya progesteron pada wanita diantaranya karena disfungsi hati, dominasi estrogen akibat pencemaran lingkungan, resistensi insulin, stres, diet, kurang olahraga, dan obat-obatan tertentu.

Gejala Awal

Banyak kondisi yang terkait dengan kadar progesteron rendah, misalnya retensi air, berat badan tidak terkendali, dan kekeringan vagina.

Perempuan biasanya jarang mencari pengobatan untuk gangguan ini sampai mereka mulai mengalami dampak kesehatan yang lebih besar.

Gejala Sekunder

Meskipun tanda-tanda awal kadar progesteron rendah lebih mudah diabaikan, namun gejala sekundernya bisa menimbulkan keluhan yang mengganggu.

Gejala-gejala tersebut diantaranya adalah migren, depresi, serangan panik, siklus haid yang tidak normal, dan masalah gula darah.

Setiap gejala tersebut harus segera mendapatkan perhatian kesehatan. Tanpa penanganan yang tepat, kadar progesteron yang rendah dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih parah.

Efek

Perempuan dengan kadar progesteron rendah yang tidak diobati memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa bentuk kanker, osteoporosis, tumor fibroid, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi.

Infertilitas juga merupakan efek samping dari progesteron rendah. Wanita dengan kadar progesteron rendah berpotensi mengalami ketidaksuburan selama bertahun-tahun dan keguguran.

Kadar progesteron yang rendah dapat mempercepat proses penuaan. Kekurangan progesteron akan menyebabkan disfungsi tiroid, kerontokan rambut, penipisan kulit, dan kerutan pada kulit yang terkait dengan hilangnya hidrasi.

Penurunan kadar progesteron juga menyebabkan munculnya onset awal dari penyakit Alzheimer.

Gejala lainnya termasuk ketidakmampuan menangani stres dan peningkatan nyeri tubuh serta rasa sakit karena kadar progesteron yang rendah menyebabkan kerusakan selubung myelin yang melindungi sel-sel saraf.

Pengobatan & Perawatan

Kekurangan progesteron dapat diobati. Tes atau pemeriksaan untuk menentukan adanya progesteron rendah direkomendasikan untuk setiap perempuan yang menunjukkan salah satu gejala seperti telah diulas sebelumnya.

Dengan perawatan yang tepat, kadar progesteron yang rendah dapat diatasi.[]

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib diisi ditandai dengan *