Fakta & Informasi tentang Penularan HIV dari Ibu ke Anak

Amazine.co | Online Popular Knowledge

bayi sehat


Seorang ibu yang menderita HIV positif dapat menginfeksi bayi mereka selama kehamilan, persalinan, atau saat menyusui.

Penularan semacam ini dikenal pula sebagai penularan perinatal (perinatal transmission).

Tes HIV

Tes HIV perlu dilakukan untuk menentukan apakah seseorang menderita HIV atau tidak.

Tes untuk orang dewasa dilakukan dengan menganalisis antibodi. Sayangnya, prosedur ini tidak bisa dilakukan untuk bayi.

Bayi umumnya mempunyai antibodi dari ibu mereka sampai berusia sekitar 18 bulan.

Ketika dites, bayi yang memiliki ibu dengan HIV positif mungkin akan positif pula meski sebenarnya tidak demikian.

Itu sebab, bayi baru bisa dites HIV setelah berusia 18 bulan agar hasil tes yang diperoleh benar-benar akurat.

Menciptakan Kesadaran

Seorang wanita hamil mungkin tidak menyadari dirinya terinfeksi HIV.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 25 persen orang dengan HIV tidak mengetahui bahwa mereka terinfeksi dan 25 persen wanita dengan HIV akan menularkan penyakit tersebut ke anak mereka.

Sebagai tindakan pencegahan, wanita yang berisiko tinggi dianjurkan dites HIV ketika hamil untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka.

Obat Antiretroviral

Seorang wanita hamil yang menderita HIV tahap lanjut harus menggunakan obat antiretroviral setiap hari agar tetap sehat serta mencegah penularan perinatal.

Obat antiretroviral biasanya diberikan segera setelah kehamilan atau setelah trimester pertama.

Bayi yang baru lahir mungkin juga memerlukan pengobatan selama beberapa minggu.

Menyusui

Seorang wanita yang memiliki HIV positif dianjurkan untuk tidak menyusui, atau segera berhenti menyusui ketika didiagnosa positif HIV.

Namun, untuk kasus tertentu menyusui mungkin menjadi satu-satunya cara. Jika kondisi ini yang terjadi, berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan tindakan yang terbaik.[]

Tags: , , , , ,

Kategori: Keluarga, Kesehatan, Kondisi & Penyakit

Jangan ketinggalan:
AM9R5N
Sejarah Astrologi: Dari Babilonia, Cina Kuno, hingga Hindu

asma
Mengobati Asma Akut dengan Magnesium Sulfat

Close