Apa itu E. Coli? Fakta & Informasi tentang Bakteri E. Coli

Amazine.co | Online Popular Knowledge

e coli


Beberapa kali terdengar dari media perihal terjadinya infeksi masal E. coli.

Saat wabah terjadi, daging atau sayuran umumnya ditarik dari toko-toko dalam upaya menghentikan penyebaran bakteri.

Apakah sebenarnya E. coli itu? Dan bagaimana cara terhindar dari infeksi yang disebabkan oleh bakteri tersebut?

Berikut akan disajikan informasi perihal bakteri E. coli.

E. coli

E. coli merupakan singkatan dari Escherichia coli yang mengacu pada sekelompok bakteri yang biasanya ditemukan dalam makanan dan air.

Kebanyakan dari bakteri ini tidak berbahaya, tetapi beberapa jenis dapat menyebabkan penyakit.

Penyakit akibat E. coli timbul saat bakteri ini melepaskan racun yang dinamakan Shiga sehingga membuat orang sakit.

Racun E. coli paling sering menyebabkan masalah perut dan usus, seperti diare dan muntah.

Sebagian kecil kasus infeksi bisa mengancam jiwa, sementara penderita yang lain akan pulih setelah sekitar satu minggu.

Anak-anak, orang-orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh, dan orang tua berada pada risiko tertinggi akibat serangan E. coli.

Fakta E. coli

Strain E. coli yang menimbulkan penyakit hidup dalam usus hewan memamah biak seperti sapi, rusa, dan kambing.

E. coli biasanya tidak menyebabkan masalah bagi hewan, tapi ketika kotoran atau sumber air dari hewan yang terinfeksi kontak dengan manusia maka infeksi dapat terjadi.

Kebanyakan orang yang terinfeksi E. coli mendapatkannya dari makanan yang terkontaminasi, susu yang tidak dipasteurisasi, atau air yang tidak dimasak.

Selain hal di atas, daging mentah juga dapat membawa E. coli.

E.coli juga dapat menyebar antar manusia melalui kontak dengan kotoran yang terkontaminasi.

Kesalahpahaman

Banyak orang berpikir bahwa daging mentah merupakan sumber paling umum dari E. coli. Ini tidak benar.

Dalam sebuah penelitian diketahui bahwa sumber yang paling umum adalah makanan laut.

Masalah menjadi cukup pelik karena E. coli sangat sulit dibunuh kecuali dengan memasak makanan sampai matang.

Mencuci makanan dapat meringankan kontaminasi, tetapi jika kontaminasi berada pada level parah hal ini hanya akan sedikit membantu.

Pencegahan / Solusi

Mencuci tangan menggunakan sabun setelah menggunakan kamar kecil, setelah mengolah daging mentah, atau setelah melakukan aktivitas lain dengan potensi terkontaminasi merupakan cara efektif mencegah infeksi E. coli.

Untuk membunuh E. coli dalam makanan, pastikan Anda memasak daging sampai matang. Daging harus dimasak setidaknya sampai suhu 70 derajat Celcius.

Cuci pula semua piring yang kontak dengan daging mentah dengan sabun antiseptik. Namun perlu diingat bahwa seseorang masih bisa terkena E. coli yang berasal dari buah-buahan segar dan sayuran.

Gejala Infeksi

Gejala umum infeksi E. coli meliputi kram perut yang datang dengan tiba-tiba.

Gejala lain yang umum meliputi diare dan kadang-kadang muntah. Diare berdarah juga umum yang disertai dengan demam ringan.

Gejala tersebut umumnya mulai terlihat sekitar tujuh hari setelah infeksi E. coli terjadi.[]

Tags: , , ,

Kategori: Kesehatan

Jangan ketinggalan:
Bayonet
Apa itu Bayonet? Fakta, Sejarah & Informasi Lainnya

kelinci
Tips Memelihara Kelinci: Ketahui 4 Tanda Kehamilan Kelinci

Close