Tips Protein Sehat: Kenali Kandungan & Jenis Kasein

Produk Susu & Keju


Sekitar 80 persen protein yang terkandung dalam susu sapi adalah kasein. Kasein mengandung banyak asam amino esensial yang dibutuhkan  tubuh.

Kasein dicerna secara perlahan sehingga mampu menyediakan asam amino secara kontinyu bagi tubuh selama 3-4 jam.

Kasein juga bisa diproduksi diluar tubuh. Alat pembuat kasein menggunakan gaya sentrifugal untuk memisahkan susu menjadi butterfat dan susu skim.

Butterfat digunakan untuk membuat krim dan mentega, sedangkan susu skim menjadi kasein. Untuk menghasilkan kasein tertentu, dibutuhkan tambahan enzim dan zat alami lainnya ke dalam susu skim.

Kandungan Kasein

Meskipun kasein dan turunannya memiliki beberapa bentuk, semua jenis protein memiliki sifat yang sama.

Kasein tidak larut dalam air sehingga sebelum digunakan harus dilarutkan dengan larutan alkali seperti protein kacang.

Kemampuan kasein untuk menyerap air membantu mengentalkan sup atau memperbaiki tekstur kue yang dipanggang.

Kasein memiliki delapan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, termasuk triptofan dan fenilalanin. Menjadikan kasein sebagai protein yang bergizi tinggi.

Rennet

Rennet merupakan kasein tradisional yang terbuat dari campuran susu skim dengan enzim pembeku susu yang ditemukan dalam perut domba.

Pembuat keju rumahan biasanya menggunakan kasein rennet dalam bentuk cair atau bubuk untuk menebalkan dan mengentalkan susu menjadi keju.

Sedangkan pembuat keju komersil menggunakan mikroba renet yang sudah dimodifikasi secara genetika untuk proses produksi mereka.

Ekstrak rennet nabati biasanya digunakan untuk membuat keju bagi para vegetarian.

Asam Kasein

Kasein jenis ini menggunakan asam sebagai agen pengental untuk protein dari susu skim. Asam laktat, asam klorida, dan asam sulfat adalah pengental utama dalam asam kasein.

Pembuat makanan biasanya akan menambahkan kasein dalam produk olahan sebagai suplemen gizi, pengental, atau mengubah sifat fisik makanan tersebut.

Asam kasein bisa ditemukan di krimer kopi, yoghurt, es krim, sereal sarapan instan, suplemen atau obat, sup, whipped topping, dan minuman olahraga.

Kasein untuk Pembentukan Otot

Atlet dan binaragawan menjadikan kasein sebagai suplemen yang ideal untuk melatih kekuatan dan pembesaran otot karena kasein dicerna secara lambat.

Suplemen otot kasein terbuat dari campuran protein dengan larutan alkali supaya terbentuk derivatif yang larut dalam air dan disebut kaseinat.

Tiga derivatif yang berperan dalam pembentukan otot yaitu calsium caseinate, micellar casein, dan protein susu yang terisolasi.

Selain dikonsmsi sebelum berlatih, disarankan juga mengambil kaseinat sebelum tidur.

Kasein akan menjaga kadar protein dalam tubuh sepanjang malam. Sedang protein merupakan zat penting yang dibutuhkan oleh otot.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *