Apa itu Euthanasia? Legalitas Euthanasia di Berbagai Negara

Amazine.co | Online Popular Knowledge

pasien sakit


Euthanasia adalah proses membantu orang yang sakit parah atau selalu dalam kondisi kesakitan untuk mati.

Euthanasia sering disebut juga sebagai ‘assisted suicide’ atau ‘mercy killing’.

Tindakan ini umumnya dianggap ilegal di banyak bagian dunia, meskipun tetap ada yang melegalkannya dalam kondisi tertentu.

Umumnya, eutanasia dilakukan dengan suntik mati.

Sumpah Hipokrates

Hipokrates, seorang dokter Yunani kuno yang dianggap sebagai bapak kedokteran modern, diyakini mengatakan kalimat ini pada tahun 400 SM, “Aku tidak akan memberikan obat yang mematikan kepada siapa pun bahkan jika diminta, atau menyarankan nasihat semacam itu.”

Banyak dokter masih mengikuti filosofi ini, yang merupakan bagian dari Sumpah Hipokrates.

Namun demikian, sebagian dokter lain percaya bahwa tugas mereka adalah membantu orang yang menderita, bahkan jika itu berarti mengakhiri hidup seseorang yang tidak memiliki harapan untuk sembuh dan ingin mati dengan damai.

Perbedaan Pendapat

Seperti perdebatan tentang aborsi, perdebatan tentang eutanasia senantiasa panas dan sengit.

Banyak orang berpendapat bahwa penderitaan tidak boleh dibiarkan, sedangkan di sisi lain hidup harus dilestarikan dengan semua cara.

Argumen dari kedua sisi tersebut melibatkan konsekuensi moral dan hukum.

Para pendukung euthanasia seperti kelompok yang disebut Hemlock Society, percaya bahwa negara tidak boleh mengganggu hak seseorang untuk mati.

Sedangkan penentang berpendapat bahwa tidak ada sesuatupun kecuali Tuhan yang bisa menentukan kapan seseorang mati.

Legalitas

Pada tahun 2012, euthanasia dilegalkan di Belgia, Belanda, dan Luksemburg.

Di beberapa negara lain, seperti Swiss dan Kolombia, membantu seseorang untuk mati adalah sah dalam keadaan tertentu.

Di Amerika Serikat, euthanasia legal hanya di negara bagian Washington, Oregon dan Montana.

Kasus Dr Kevorkian di AS

Topik euthanasia menghangat di Amerika Serikat selama persidangan Jack Kevorkian di akhir tahun 1990-an.

Dokter dari Michigan tersebut mengaku telah membantu setidaknya 130 orang untuk mati pada tahun 1990-1998.

Pada tahun 1999, Kevorkian dijatuhi hukuman 10 sampai 25 tahun penjara karena pembunuhan tingkat dua setelah memberikan pasien berumur 52 tahun bernama Thomas Youk suntikan mematikan di tahun 1998.

Hewan

Hewan, terutama anjing dan kucing, secara rutin dibunuh secara ‘manusiawi’ di berbagai tempat penampungan hewan ketika tidak lagi ditemukan cara lain untuk mengurus mereka.

Praktik mematikan hewan juga umum dilakukan di peternakan ketika hewan peliharaan (kuda, sapi, dll) sudah tua atau sakit yang tidak bisa disembuhkan lagi.[]

Tags: , ,

Kategori: Kesehatan

Jangan ketinggalan:
jerawat1
Obat Jerawat: Pilih Benzoil Peroksida atau Asam Salisilat?

Katarak
11 Pengobatan Alternatif untuk Katarak Selain Operasi

Close