Manfaat dan Efek Samping Aromaterapi Selama Kehamilan

Amazine.co | Online Popular Knowledge

pijat aromaterapi


Penggunaan aromaterapi saat kehamilan dipercaya membantu menghilangkan stres, meningkatkan energi, dan meringankan ketidaknyamanan fisik yang terkait dengan kehamilan.

Pijat dan aromaterapi sering dikombinasikan untuk meningkatkan kesehatan dan mood pada wanita hamil.

Menggunakan aromaterapi saat kehamilan akan membantu meningkatkan relaksasi sekaligus melatih pernapasan yang bermanfaat dalam persalinan.

Minyak esensial (atsiri) yang digunakan dalam aromaterapi juga mampu memelihara kulit serta menghaluskan jaringan parut yang umum timbul pada masa kehamilan.

Penggunaan aromaterapi umumnya dianggap aman setelah trimester pertama kehamilan.

Pijat menggunakan minyak esensial aromaterapi yang dicampur dengan minyak pembawa (carrier oil) seperti minyak almond dapat membantu meredakan nyeri dan kekakuan otot.

Memijat kaki dan telapak kaki dengan minyak chamomile dipercaya meringankan retensi air dan kelelahan.

Menggunakan minyak aromaterapi jahe, jeruk manis, spearmint, atau lemon juga dapat membantu meringankan mual di pagi hari (morning sickness).

Lavender, geranium, atau kemenyan efektif menenangkan fluktuasi emosi yang lazim menyertai kehamilan.

Manfaat menggunakan aromaterapi saat kehamilan juga mencakup menurunkan tekanan darah dan kecemasan.

Manfaat relaksasi menggunakan aromaterapi amat bermanfaat mempersiapkan calon ibu saat melahirkan.

Mandi air panas dan pijat menggunakan minyak aromaterapi penting untuk mempromosikan relaksasi.

Selama persalinan, minyak esensial seperti melati, geranium, lavender, neroli, dan ylang ylang bisa ditempatkan dalam semangkuk air panas di dekat ibu hamil untuk memudahkan kelahiran.

Minyak tersebut akan membantu menenangkan sang ibu, mempertahankan kekuatan rahim saat melahirkan, membantu pernapasan, dan menurunkan tekanan darah.

Penggunaan aromaterapi juga dapat menjadi bagian dari terapi perawatan kulit ibu hamil.

Minyak esensial seperti alpukat, chamomile, atau jojoba membantu melembabkan kulit, mencegah gatal-gatal, dan kekeringan yang sering mengiringi kehamilan.

Namun perlu berhati-hati, terdapat beberapa minyak aromaterapi yang diyakini memiliki sifat kuat sehingga berpotensi membahayakan ibu hamil.

Beberapa minyak aromaterapi yang harus dihindari saat kehamilan diantaranya mawar, cedarwood, kemangi (basil), thyme, dan serai.[]

Tags: , ,

Kategori: Sehat Alternatif

Jangan ketinggalan:
Bodiam Castle, East Sussex, UK
Asal Usul Kastil: Sejarah Perkembangan Kastil di Eropa

Urin Anjing
5 Tips Menyingkirkan Bau Urin Anjing dengan Jeruk Nipis

Close