Apa itu Baterai Alkaline? Prinsip Kerja Baterai Alkaline

Amazine.co | Online Popular Knowledge

baterai alkalin


Kebutuhan dunia akan energi semakin besar dan bervariasi dari waktu ke waktu.

Salah satu sumber energi praktis untuk banyak perangkat elektronik adalah baterai alkaline.

Baterai sebenarnya merupakan tabung kecil berisi bahan kimia yang bereaksi menghasilkan listrik.

Baterai alkaline adalah jenis baterai yang paling lazim digunakan. Nama alkaline diambil dari bahan kimia yang digunakan dalam baterai yaitu elektrolit basa kalium klorida.

Setiap baterai alkaline memiliki dua terminal, positif dan negatif.

Di dalam baterai, reaksi kimia menghasilkan elektron yang berkumpul di terminal negatif baterai.

Namun, saat terminal negatif tidak dihubungkan ke terminal positif, reaksi kimia berhenti dan listrik tidak dihasilkan.

Itu sebab, baterai alkaline bisa disimpan dalam waktu lama tanpa kehilangan daya listrik asal kedua terminal tidak saling terhubung.

Baterai alkaline umum digunakan untuk berbagai jenis perangkat elektronik seperti motor, bola lampu, senter, dan radio.

Elektron mengalir dari terminal negatif baterai melalui kabel ke perangkat elektronik.

Setelah mengalir ke perangkat elektronik, elektron kembali ke terminal positif.

Putaran ini melengkapi satu sirkuit yang memungkinkan reaksi kimia terjadi secara berkelanjutan.

Bila perangkat dimatikan, siklus menjadi terputus sehingga elektron tidak bisa mengalir satu putaran penuh.

Baterai alkaline merupakan jenis baterai yang paling modern, diperkenalkan pertama kali pada tahun 1960.

Sedangkan penemu baterai pertama kali adalah Alessandro Volta pada tahun 1800.

Volta membuat baterainya dengan menyusun lapisan seng, larutan garam, dan perak.

Semakin tinggi susunan seng, semakin tinggi tegangan yang dihasilkan. Jenis baterai ini dikenal sebagai tumpukan volta.

Baterai alkalin modern masih menggunakan prinsip-prinsip dasar yang sama dengan tumpukan volta, yaitu menggunakan dua jenis logam yang dipisahkan oleh cairan yang melalukan listrik, disertai dengan terminal negatif dan positif.

Salah satu kemajuan berarti dalam teknologi baterai adalah ditemukannya baterai alkaline yang dapat diisi ulang.[]

Tags: , ,

Kategori: Elektronik

Jangan ketinggalan:
kumbang scarab
Mengapa Kumbang Scarab Dianggap Suci oleh Bangsa Mesir Kuno?

hood lensa
Tips Mahir Fotografi: Perbedaan Lensa Analog dan Digital

Close