Tips Cuka Apel: Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan Arteri

Amazine.co | Online Popular Knowledge

cuka apel1


Dalam pengobatan alternatif, cuka apel (apple cider vinegar) telah lama digunakan karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Bahkan saat ini, pengobatan modern mulai melirik penggunaan cuka apel. Salah satu manfaat utama dari cuka apel adalah kemampuannya membersihkan pembuluh darah arteri.

Kandungan dalam cuka apel dapat memberi manfaat untuk pembuluh arteri dan sistem peredaran darah secara keseluruhan.

Jenis Cuka Apel

Warna cuka apel bervariasi dari mulai kuning muda hinga coklat transparan. Jika cuka apel merupakan jenis yang belum disaring (unfiltered) akan ada endapan di bawah botol kaca. Endapan ini disebut sebagai “mother of vinegar”.

Penggunaan Cuka Apel

Cuka apel adalah cairan yang memiliki kandungan asam yang tinggi, sehingga dianjurkan untuk mengonsumsi cuka apel setelah diencerkan dengan air atau jus. Larutan cuka apel bisa ditambahkan dengan madu atau gula untuk pemanis.

Cuka apel bisa juga ditambahkan ke dalam makanan saat sedang memasak. Anda dapat menggunakan 2 sendok makan cuka apel, ditambah 1 sendok makan gula atau madu, ke dalam segelas air putih atau jus. Minuman ini dapat dikonsumsi beberapa kali dalam sehari.

Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan Arteri

Kalium yang terkandung dalam cuka apel berfungsi sebagai pengencer darah alami. Kalium mampu memecah lemak dan protein yang bisa menyebabkan darah menjadi kental.

Untuk kesehatan arteri, kalium memungkinkan aliran darah menjadi lebih lancar ketika melalui arteri dan meningkatkan kelancaran peredaran darah secara keseluruhan.

Pemecahan lemak oleh kalium juga akan menurunkan jumlah lemak yang menempel di pembuluh darah arteri. Kalium dapat melembutkan jaringan arteri sehingga meningkatkan elastisitas arteri. Semua ini dapat  mengurangi risiko hipertensi, stroke, atau serangan jantung.

Pektin dan asam amino dalam cuka apel merupakan unsur pertahanan alami dalam melawan kolesterol jahat (LDL). Kolesterol LDL dapat meningkatkan risiko aterosklerosis dan berkembangnya plak atheromatous, plak yang menyebabkan arteri menjadi keras dan tersumbat.

Cuka apel mengandung pektin yang dapat menyerap kolesterol LDL dan lemak, sehingga kedua zat tersebut dapat dieleminasi dari tubuh melalui proses ekskresi alami. Sedangkan asam amino berfungsi sebagai pembakar kolesterol LDL.

Mengonsumsi cuka apel dapat meningkatkan oksida nitrat alami sehingga menghentikan produksi hormon angiotensin II. Hormon angiotensin II dapat menyebabkan arteri menjadi konstriksi (menyempit) dan mengerut.

Asam malat dan asam tartrat (tartaric acids) dalam cuka apel membantu memecah makanan sehingga baik untuk pencernaan dan mengurangi jumlah lemak yang tidak diperlukan oleh tubuh.

Kedua asam ini juga melancarkan proses peredaran darah, sehingga pekerjaan arteri menjadi lebih mudah. Asam yang terkandung dalam cuka apel juga membantu meminimalkan kadar trigliserida dalam darah.[]

Tags: , , , , ,

Kategori: Makan & Minum, Sehat Alternatif