4 Metode Reproduksi Aseksual pada Hewan

Amazine.co | Online Popular Knowledge

reproduksi aseksual


Reproduksi aseksual adalah reproduksi yang terjadi tanpa adanya peleburan sel gamet jantan dan betina.

Tak hanya terjadi pada tumbuhan, beberapa jenis hewan pun ada yang berkembang biak dengan reproduksi aseksual.

Beberapa macam cara reproduksi aseksual pada hewan diantaranya adalah parthenogenesis, tunas, polyembryony, fragmentasi, dan lainnya.

Berikut adalah beberapa metode reproduksi aseksual pada hewan.

1. Tunas

Pada metode ini, sel-sel dari induk akan terbagi menjadi sel induk dan sel anak.

Contoh hewan yang berkembang biak melalui tunas yaitu spons dan hydra.

Proses bertunas hydra mirip seperti pada ragi. Awalnya, sebuah tunas kecil terbentuk di sisi tubuh induk.

Kemudian tunas ini membesar dan tumbuh tentakel yang membantu memberi makan anak tunas. Akhirnya, tunas anakan akan terlepas dari tubuh induknya.

Pada echinodermata dan ubur-ubur, tunas terpecah dan membentuk individu independen.

Mekanisme ini berbeda pada terumbu karang. Tunas terumbu karang tidak terlepas dari tubuh induknya sehingga akan membentuk koloni besar.

2. Parthenogenesis

Proses reproduksi aseksual dimana telur yang dihasilkan oleh induk betina berkembang menjadi individu dewasa tanpa dibuahi oleh induk jantan dikenal sebagai partenogenesis.

Beberapa ikan, katak, dan serangga berkembang biak dengan cara parthenogenesis.

Pada beberapa organisme, parthenogenesis terjadi dalam kondisi tertentu.

Salah satu contohnya adalah kutu daun, selain berkembang biak dengan reproduksi seksual mereka juga melakukan reproduksi aseksual.

Ketika kutu daun mendapatkan cukup makanan di musim semi, mereka melakukan parthenogenesis karena ini merupakan cara lebih cepat untuk menghasilkan keturunan.

3. Gemmule

Gemmule adalah tunas internal. Hewan yang berkembang biak dengan cara gemmule akan melepaskan massa sel dari tubuh mereka.

Sel-sel ini berkembang menjadi sel anak yang mandiri di kemudian hari. Spons berkembang biak dengan cara gemmule.

Spons adalah salah satu oeganisme yang berkembang biak dengan tunas dan reproduksi gemmule.

4. Polyembryony

Polyembryony adalah suatu kondisi dimana sel telur tunggal berkembang menjadi dua embrio atau lebih.

Propagul akan diproduksi dalam jumlah banyak.

Kemudian propagul-propagul tersebut dilepaskan dari tubuh induk, berkembang, untuk kemudian menjadi individu dewasa.

Salah satu hewan yang berkembang biak dengan polyembryony adalah cacing trematoda.[]

Tags: , , , , ,

Kategori: Biologi, Iptek

Jangan ketinggalan:
Biji Alpukat
3 Tips Mudah Menanam Biji Alpukat

Kutu Busuk
5 Tips Membasmi Kutu Busuk Menggunakan Alkohol

Close