Siapakah Icarus? Kisah Icarus dalam Mitologi Yunani

icarus


Dalam mitologi Yunani, Icarus adalah putra dari seorang pengrajin ahli bernama Daedalus.

Kisah menyatakan bahwa Icarus berusaha melarikan diri dari Kreta dengan cara terbang menggunakan sayap terbuat dari bulu dan lilin yang diciptakan oleh ayahnya.

Icarus mengabaikan perintah ayahnya untuk tidak terbang terlalu dekat dengan matahari sehingga membuat lapisan lilin pada sayap meleleh yang membuatnya terjatuh ke laut dan tenggelam.

Ayah Icarus, Daedalus, adalah seorang pengrajin Athena yang amat berbakat.

Dia diminta membangun labirin untuk Raja Minos dari Kreta dekat istananya di Knossos untuk memenjarakan Minotaur, makhluk setengah manusia setengah banteng, yang lahir dari istrinya dan banteng Kreta.

Minos akhirnya memenjarakan Daedalus dalam labirin karena memberikan putri Minos, Ariadne, sebuah gulungan benang untuk membantu Theseus, musuh Minos, bertahan hidup di labirin dan mengalahkan Minotaur.

Untuk meloloskan diri dari labirin, Daedalus membuat dua pasang sayap dari lilin dan bulu untuk dirinya dan anaknya.

Daedalus mencoba sayapnya terlebih dahulu. Sebelum lepas landas dari pulau, Daedalus memperingatkan anaknya agar tidak terbang terlalu dekat dengan matahari atau terlalu dekat dengan laut, serta untuk terus mengikutinya selama penerbangan.

Merasa sangat antusias dengan pengalaman terbang pertamanya, Icarus lupa akan nasihat ayahnya dan terbang terlalu dekat dengan matahari.

Panas matahari akhrnya membuat lilin pada sayapnya meleleh sehingga membuatnya jatuh ke laut dan tenggelam.

Laut tempat jatuhnya Icarus kemudian dinamakan Laut Icarian dekat Icaria, sebuah pulau di barat daya Samos.

Kisah Icarus menjadi subyek dari banyak puisi, cerita, dan lukisan. Icarus terutama muncul dalam puisi dan lukisan dari era Renaissance.

Icarus dipandang sebagai simbol keberanian heroik manusia dalam mengeksplorasi hal baru.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *