Apa itu Transpirasi? Memahami Proses Penguapan pada Tumbuhan

Amazine.co | Online Popular Knowledge

Transpirasi


Tahukah Anda bahwa tumbuhan menyumbang 10% uap air yang ada dalam atmosfer?

Sebagai informasi, sebuah pohon ek (oak) berukuran rata-rata menguapkan (mentranspirasi) sekitar 40.000 galon air dalam setahun.

Transpirasi adalah proses pengeluaran air dari tanaman dengan bantuan bukaan kecil yang dikenal sebagai stomata.

Stomata merupakan lubang kecil atau pori-pori yang hadir di daun, batang, bunga, atau bagian lain tumbuhan.

Dari semua bagian tersebut, daun merupakan lokasi utama stomata.

Apa itu Proses Transpirasi?

Berikut ini adalah langkah-langkah yang akan membantu Anda memahami proses transpirasi.

-> Tanaman mendapatkan air, nutrisi, dan mineral dari tanah dengan bantuan akar melalui proses osmosis.

-> Karena tekanan air rendah yang terdapat di daun dan bagian atas tanaman, air melakukan perjalanan dari akar ke bagian atas tumbuhan melalui xilem.

-> Air dan mineral bersama dengan CO2 dan klorofil di daun lantas siap menjalani proses fotosintesis.

-> Di tahap ini, proses transpirasi dimulai. Ketika mencapai daun, air dibawa ke permukaan daun dengan bantuan stomata. Stomata juga membantu dalam pertukaran gas, yaitu mengambil CO2 dan melepaskan O2 ke atmosfer.

Peran Stomata dalam Proses Transpirasi

Stomata memainkan peran utama dalam melakukan proses transpirasi. Stomata memiliki dua sel penjaga yang bertanggung jawab untuk pembukaan dan penutupan stomata.

Tingkat transpirasi berbanding lurus dengan pembukaan dan jumlah stomata.

Pada siang hari stomata terbuka, sedangkan pada malam hari berada dalam posisi tertutup.

Selama fotosintesis, stomata melepaskan oksigen ke atmosfer. Sebagai imbalannya, atmosfer menyediakan karbon dioksida kepada tumbuhan untuk proses fotosintesis.

Jumlah stomata bervariasi pada setiap tumbuhan. Tumbuhan yang hidup di daerah kering mungkin memiliki stomata lebih sedikit untuk menghindari transpirasi berlebih.

Faktor yang Mempengaruhi Transpirasi

Terdapat banyak faktor lingkungan dan internal yang mempengaruhi laju transpirasi. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

-> Suhu tinggi merangsang pembukaan stomata dan karenanya meningkatkan transpirasi.

-> Dalam prosedur normal, tanaman mendapat air dari tanah. Jika tanaman tidak mendapatkan air dari tanah, stomata tetap tertutup.

-> Tingkat kelembaban berbanding terbalik dengan tingkat transpirasi. Itu berarti ketika kelembaban meningkat, transpirasi menurun.

-> Sinar matahari meningkatkan suhu yang pada gilirannya meningkatkan transpirasi.

-> Struktur daun, jenis stomata, akar, tunas rasio, dll juga mempengaruhi tingkat transpirasi.

Pentingnya Transpirasi

Transpirasi adalah proses yang sangat penting tidak hanya untuk tanaman tetapi juga untuk lingkungan sekitarnya.

Berikut ini adalah beberapa peran penting transpirasi.

-> Transpirasi membantu proses fotosintesis dan pertukaran gas.

-> Transpirasi memainkan peran penting dalam siklus air karena sekitar 10% dari total air yang hadir di atmosfer berasal dari proses transpirasi.

-> Transpirasi membantu menjaga keseimbang CO2 dan O2.[]

Tags: , ,

Kategori: Biologi, Iptek

Jangan ketinggalan:
reproduksi aseksual
4 Metode Reproduksi Aseksual pada Hewan

Apple_New_HDTV
Apa Perbedaan antara HDTV dengan TV Standar?

Close