Apa itu Amonium Bikarbonat? Karakteristik & Kegunaannya

Adonan Roti


Amonium bikarbonat, juga dikenal sebagai tanduk rusa atau “baker’s ammonia” adalah bubuk kimia putih yang umumnya digunakan sebagai agen pengembang dalam adonan roti.

Agen pengembang adalah zat kimia yang membuat adonan roti mengembang akibat produksi gelembung udara saat adonan dipanggang.

Amonium bikarbonat digunakan lebih sering sebelum abad ke-18 sebelum penemuan baking soda dan baking powder.

Ketika amonium bikarbonat ditambahkan ke adonan dan terkena panas dari oven, suhu tinggi akan mulai mengaktifkan bahan kimia dan menimbulkan reaksi.

Reaksi ini secara bertahap menghasilkan gas amonia dalam adonan. Gas amonia menghasilkan gelembung kecil sehingga membuat roti lebih ringan dan lebih empuk.

Tanpa penggunaan agen pengembang, roti yang dipanggang akan memiliki tekstur keras dan menjadi terlalu padat.

Namun harus hati-hati, amonium bikarbonat bisa membuat adonan terasa pahit jika digunakan terlalu banyak. Rasa pahit muncul akibat reaksi gas amonia.

Rasa pahit ini lebih mudah timbul pada adonan roti berukuran besar. Sedangkan item yang lebih kecil seperti cookies dan crackers akan lebih samar.

Amonium bikarbonat dapat bertahan lama dan tidak rusak jika disimpan dengan benar dalam wadah kedap udara.

Jika senyawa ini terkena suhu hangat, panas dapat menyebabkan bahan kimia amonia aktif saat disimpan sehingga mengurangi keefektifiannya saat digunakan pada adonan.

Keefektifan amonium bikarbonat dapat ditentukan dengan menambahkannya ke asam, seperti cuka atau jus lemon.

Jika muncul gelembung saat ditambahkan ke dalam asam, maka amonium bikarbonat masih efektif.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *