Apa itu Senyawa Ionik? Karakteristik, Jenis & Contohnya

Amazine.co | Online Popular Knowledge

Senyawa Ionik


Senyawa ionik adalah senyawa kimia yang terbentuk oleh muatan listrik yang dimiliki oleh masing-masing ion atom penyusunnya.

Biasanya, senyawa ionik terdiri dari unsur logam bermuatan positif dan non logam bermuatan negatif dan membentuk struktur kristal.

Garam dapur – NaCl – adalah senyawa ionik paling umum yang ditemukan di alam, yang terdiri dari atom natrium (logam) bermuatan positif dan atom klor (non logam) bermuatan negatif.

Beberapa karakteristik senyawa ionik antara lain memiliki titik didik dan titik leleh tinggi serta memiliki struktur berbentuk kristal.

Zat yang memiliki senyawa ionik juga cenderung patah atau pecah menjadi serpihan kristal berukuran sama jika mendapatkan gaya yang cukup kuat.

Garam ionik kristal juga larut dalam air dengan larutan yang memiliki daya hantar listrik yang sangat baik.

Penamaan senyawa ionik dilakukan dengan pertama menyebutkan kation (ion bermuatan positif) dan diikuti dengan penyebutan anion (ion bermuatan negatif).

Contoh nama-nama senyawa dengan ikatan ionik diantaranya adalah natrium klorida, kalium iodida, perak nitrat, dan merkuri klorida.

Jumlah atom kation positif dan atom anion negatif tidak termasuk dalam struktur penamaan. Sebagai contoh, perak nitrat dengan rumus kimia AgNO3 tidak memerlukan bentuk jamak untuk kelompok nitrat.

Namun, unsur-unsur ionik seperti besi yang dapat memiliki satu, dua, atau tiga muatan positif sering disebut dengan mengacu pada muatannya, seperti Fe +2 atau besi (II).

Dalam bentuk alami, senyawa ionik tidak pernah mutlak ionik atau netral dalam muatannya. Mereka sering memiliki sebagian tingkat kovalensi atau saling berbagi elektron.

Elektronegativitas mempengaruhi seberapa kuat muatan negatif dalam senyawa ion, dengan fluor merupakan yang paling elektronegatif dengan skala 4 menurut skala Pauling dan cesium adalah yang paling tidak elektronegatif dengan skala 0,7.

Tingkat elektronegativitas yang berbeda ini digunakan untuk membantu menentukan antara ikatan kovalen vs ionik.

Ikatan kovalen non polar tidak memiliki perbedaan elektronegativitas antara atom, sedangkan perbedaan elektronegativitas yang besar merupakan ciri dari ikatan ionik.

Logam di alam ditemukan dalam bentuk senyawa ionik. Hal ini karena sebagian besar logam bersifat reaktif dengan karbon dan oksigen dengan adanya air, serta unsur-unsur lain seperti belerang, fosfor, dan silikon.[]

Tags: , ,

Kategori: Iptek, Kimia

Read more:
peta afghanistan
Ketahui Budaya, Bahasa dan Tradisi Afghanistan

Noam Chomsky
Siapakah Noam Chomsky? Ahli Bahasa & Pengkritik Kebijakan AS

Close